Saturday, September 10, 2011

MENJADI KAYA ITU SUNNAH NABI MUHAMMAD SAW

Tulisan ini terinspirasi oleh ceramah Ust. Hilman Rosyad di Masjid Daarut Tauhiid beberapa hari lalu. Dalam ceramahnya beliau menyebutkan sebuah hadis yang kurang lebih (soalnya denger di radio sambil nyopir) bunyinya : "Sebaik - baik harta adalah yang ada ditangan orang-orang yang sholeh".

Beliau berpendapat berdasarkan hadis ini maka setiap orang islam harus mencapai derajat sholeh, selanjutnya harus mencapai derajat kaya...ya kaya secara materi alias memiliki harta yang melimpah. Selanjutnya dalam ceramahnya ini beliau menyampaikan banyak argumentasi tentang orang islam harus menjadi kaya.

Lalu pertanyaannya kenapa banyak orang islam yang malah miskin??? Indonesia adalah negara dengan jumlah muslim terbanyak, tapi jumlah orang miskin juga terbanyak beberapa literature menyebut 30juta rakyat masuk golongan miskin.

Banyak orang beranggapan bahwa menjadi kaya atau miskin itu "memang sudah setting dari sononya" sering saya mendengar kata-kata berikut :
  1. "Lha di dunia ini kan wajar ada yang kaya, ada yang miskin jadi terima saja peran masing masing..." jawaban saya : "Oke kalo begitu kamu saja yang berperan jadi orang miskin biar saya jadi orang yang kaya..."
  2. "Syukuri saja apa adanya semua ini sudah ada yang mengatur...." Jawaban saya : "Bersyukur itu wajib bahkan dalam segala kondisi, mau kaya mau miskin harus bersyukur... masalahnya kamu menjustifikasi / membenarkan cara berpikirmu itu dangan kata-kata bersyukur alias meyembunyikan kamalasan dengan kata-kata bersyukur".
  3. "Menjadi kaya itu sesuatu yang sangat sulit dilakukan... hanya orang orang tertentu yang diberikan bakat saja yang bisa jadi kaya" jawaban saya : "Coba lihat sekitar kita, ada begitu banyak peluaang... jutaan cara untuk menjadi kaya... yang terpenting adalah open mind and keep learning..."
  4. "Nasib saya memang begini... sudah ditakdirkan menjadi orang miskin..." jawaban saya : "Nasib itu bisa dirubah... berdasarkan hadis "Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum apabaila kaum tersebut tidak berusaha merubahnya sendiri" jadi ayo rubah nasibmu sendiri..."
MENJADI KAYA ATAU MISKIN ADALAH CARA BERPIKIR DAN CARA BERTINDAK

Cara jitu dan manjur untuk menjadi miskin, ikuti langkah langkah berikut ini :
  1. Belanja/konsumsi lebih besar atau sama dengan pendapatan anda,
  2. Kemudian tutupi kekurangan pendapatan anda dengan hutang atau kartu kredit,
  3. Kemudian ulagi langkah 1 dan 2 terus menerus... maka berapapun pendapatan anda, maka anda akan menjadi miskin.
Cara jitu dan manjur untuk menjadi kaya, ikuti langkah langkah berikut ini :
  1. Belanja / konsumsi lebih kecil dari pendapatan anda... jadi jika pendapatan anda 2 juta perbulan yang dikonsumsi misalnya 1 juta,
  2. Kemudian sisanya yang 1 juta disimpan / investasi yang tumbuh
  3. Kemudian hasil investasi dugulungkan/diinvestasikan kembali,
  4. Kemudian ulangi langkah 1, 2 dan 3 terus menerus... makan berapapun pendapatan anda, maka anda akan menjadi kaya....
bandung, 10 september 2011

Saturday, August 27, 2011

BUDAK UANG

Tulisan ini berasal dari bukunya Robert Kiyosaki yang berjudul CHOOSE TO BE RICH yang saya bawakan secara bebas.

Robert Kiyosaki adalah orang Amerika keturunan jepang yang sangat kaya, mengarang buku yang kabarnya sudah laku lebih dari 30 juta kopi dan diterjemahkan kedalam 48 bahasa di seluruh dunia. Buku yang paling terkenal adalah Rich dad Poor Dad dan Cashflow Quadrant.

BUDAK UANG

Cerita yang paling umum dalam perjalanan karir manusia modern sekarang ini adalah begitu selesai kuliah, cari kerja, kemudian menikah.

Karena sudah memiliki penghasilan maka Ia memberanikan diri untuk mulai nyicil rumah yang cukup kecil untuk istri/suami dan anak anaknya yang akan lahir nantinya.

Begitu anak pertama lahir, kebutuhan makin meningkat demikian juga biaya hidup meningkat dengan pesat, maka keluarga baru ini suami istri bekerja makin keras supaya penghasilannya makin besar.

Setelah anak kedua dan ketiga lahir, rumah yang kecil tadi terasa semakin sempit, maka seiring dengan makin meningkatnya karir dan penghasilan sang suami / istri, mereka mulai nyicil rumah yang lebih besar, mulai nyicil mobil, alat elektronik dan barang barang mewah lainnya.

Sekali lagi karena sekarang menjadi bos / karirnya makin cemerlang maka mereka muai nyicil rumah yang lebih besar lagi yang ada kolam renangnya mobil yang mewah, perabotan mewah dan sebagainya.

Demikian terus dan terus dan terus MENJADI BUDAK UANG sampai akhirnya mati meninggalkan hutang.....

BUKAN BUDAK UANG

Berbeda cerita dengan yang diatas, begitu lulus dari kuliah atau bahkan sebelum lulus Ia sudah mulai belajar untuk MENGHASILKAN ASSET.

Asset dan liabilitas (kewajiban) menurut orang kaya berbeda dengan aset dan liabilitas pada pembukuan pada umumnya. Asset menurut orang kaya adalah apapun yang memasukkan uang kedalam kantong kita sedangkan liabilitas adalah apapun yang mengeluarkan uang dari kantong kita.

Contoh asset :
- Royalti dari nulis buku, menyanyi, main film dan lain-lain.
- Deviden dari saham yang ia miliki
- Biaya sewa dari properti / rumah
- Perusahaan yang tidak membutukan kehadirannya
- dan apapun yang mendatangkan uang tanpa ia harus bekerja atau terlibat didalamnya.

Nah begitu Ia menerima penghasilan dari asset-asset tersebut maka ia akan menggunakan uangnya tadi membeli asset lagi, terus dan terus dan terus sampai pada satu titik hasilnya cukup untuk membiayai gaya hidupnya tanpa harus bekerja lagi.

Penghasilan/income itu ada 2 macam yaitu :
1. Aktiv Income : Penghasilan yang datang karena ia bekerja seperti gaji, bonus, tunjangan dll
2. Passiv Income : Penghasilan yang datang dari asset diatas tanpa ia harus bekerja

Apabila Ia mau membeli barang-barang mewah seperti rumah mewah, mobil mewah, perabot mewah bukan dari kredit dan bukan dari hasil kerja dia tapi dari penghasilan yang datang dari asset-assetnya tadi.

Akhir ceritanya adalah ia mati dalam keadaan kaya tanpa meninggalkan hutang untuk anak dan cucunya...

Saturday, August 6, 2011

CERAMAH TARAWIH NANTI MALAM : JUDULNYA KORUPSI

Nanti malam dapat gilirah jadi penceramah tarawih di masjid komplek. Jadi saya akah membahas soal KKN ;

Assalamualaikum warah matullaahi wabarakatuh,
Ashadu alla ilaa ha illallah, waashadu anna muhammadarrasulullah, Allahumma sholli ala muhamaad waalaa alihii wasah bihii ajmain.
semoga Allah senantiasa memudahkan kepada kita untuk senantiasa taat kepadaNya,menjadikan kita sebagai hamba hambanya yang sholeh sholehah, Amin.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, hari ini sabtu, masuk hari ke 6 ramadhan, tidak terasa... sama halnya dengan umur kita, tidak terasa... rasanya kemarin lusa baru lulus sma, sekarang anak-anak kita sudah mau masuk sma, rasanya baru kemarin diterima kerja untuk pertama kali, eh sekarang sudah jadi senior di kantor.... Demikianlah umur, bukan sesuatu yang panjang dan lama hanya sebentar. dalam kondisi normal mungkin hanya 60 tahun jatah buat kita, jadi bagi yang sudah menjalaninya 35 tahun berarti tinggal separonya kurang... oleh karena itu saya mengajak terutama kepada diri saya sendiri untuk memanfaatkan sisa umur yang sedikit dan sebentar ini dipergunakan untuk melakukan yang terbaik, terbaik di dunia terbaik di akherat.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, sebagai bangsa berbagai predikat disandang oleh negara kita, negara dengan kepulauan terbanyak di dunia, negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, dan yang memalukan adalah negara paling korup di dunia..... kalo tiga pertama yang saya sebutkan tentu kita bangga... tapi satu yang terakhir tentu sangat memalukan... negara dengan jumlah maling (jika kkn diartikan dengan maling) terbanyak di dunia.

Coba kita baca koran hari ini, setiap hari selalu saja ada berita tentang kkn, tonton berita tv hari ini, sama, setiap hari selalu ada berita tentang korupsi. Bahkan di sebuah artikel saya baca setiap minggu selalu ada pejabat negara yang berurusan dengan korupsi, dalam artikel lain sampai dengan hari ini telah lebih 500 orang pejabat daerah dan pusat berurusan dengan kasus korupsi... luar biasa

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, padahal kita tahu Rasulullah saw menyatakan dengan tegas dalam urusan korupsi dan suap menyuap... yang disuap dan yang menyuap sama sama masuk neraka...

Ada orang yang berkata, "Oh... soal korupsi... itu kan sudah jadi budaya bangsa..." menurut saya ini sudah keterlaluan dia beranggapan bahwa koruspi sudah menjadi budaya... menurut saya tidak... korupsi itu maling itu kejahatan.... budaya bangsa adalah segala sesuatu yang baik dan luhur, tolong menolong itu budaya bangsa, saling menghormati itu budaya tapi kalo maling dianggap sebagai budaya... itu keterlaluan.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, bangsa kita mendapat predikat negara terkorup di dunia bukan tanpa alasan, kalo mau lihat yang jauh ya disana, di ibu kota yang beritanya begitu gempar belakangan ini... tapi saya juga ingin mengajak untuk melihat bahwa ada juga korupsi yang di sekitar kita, di depan mata kita...

Contoh saya pribadi, profesi saya adalah pengusaha. Sebagai pengusaha kerja saya ya ikut tender... kemarin saya baca sebuah penelitian yang di release oleh kompas, 80 persen pengusaha menyuap pejabat / panitia pengadaan supaya bisa menang.... luar biasa 80 persen adalah angka yang sangat besar... cuma 20 persen yang jujur, artinya tanpa harus suap menyuap....

Yang namanya suap menyuap itu, pasti melibatkan 2 pihak atau lebih, minimal ada pihak yang disuap dan ada pihak yang menyuap. Ada pengusahanya ada pejabatnya.

Kalo saya sebagai pengusahanya tidak nawar nawarin atau kalaupun kalo diminta untuk menyuap tidak mau ngasih... tentuk KKN tidak terjadi... dan sebaliknya kalo pejabat / panitinya tidak mancing mancing atau kalaupun ditawari menolak tentu korupsi ini juga tidak akan terjadi.... sebuah matematika sederhana, anak kecil juga tau...

contoh lain waktu kita naik motor... salah belok ada polisi dan priiit.. disuruh berhenti sama polisi... teori diatas soal 2 pihak tadi juga berlaku.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, perkara korupsi adalah perkara yang besar... meskipun kelihatannya sepele.. cuma perkara uang 10 ribu karena nggak mau sidang setelah ditangkap polisi, bisa jadi mengantarkan kita ke neraka... Rasulullah saw dengan tegas mengatakan yang disuap dan yang menyuap dua duanya dineraka.

Pengalaman lainnya ditoko saya, banyak tu yang disuruh belanja dari kantor, minta dibuatkan faktur yang tidak sesuai dengan harga sesungguhnya, lumayan katanya selisih beberapa puluh ribu.... hey hey hey... ini adalah penipuan alias korupsi juga.. mungkin orang kantor nggak ada yang lihat... tapi Allah maha melihat. jika menghadapi ini saya katakan, maaf pak, bu kami tidak bisa begitu, kami hanya bisa buat faktur sesuai dengan harga yang resmi.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, jangan sampai puasa kita bagus luar biasa, atau sedekah kita bagus luar biasa, atau haji dan umrah kita hebat, tapi masuk neraka gara gara suap menyuap. Mari, mulai dari diri kita dan keluarga kita, katakan tidak pada korupsi. ikuti prosedur, jangan nawari, atau jangan mau ditawari jalan pintas yang ujung ujungnya penyuapan. Jangan minta faktur palsu, atau jangan mau ditawari faktur palsu, faktur mark up dan sebagainya.

Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan wassalamualaikum warah matullahi wabarakatuh.