Saturday, May 7, 2011

ATURAN KEDUA UNTUK MENJADI KAYA

Aturan kedua untuk menjadi kaya adalah JANGAN BEKERJA UNTUK UANG, tetapi milikilah uang yang bekerja keras untuk kita.

Orang miskin dan kelas menengah bekerja untuk menghasilkan uang, orang kaya memiliki uang yang bekerja untuk mereka. Orang miskin dan kelas menengah membeli segala barang mewah seperti mobil mewah, perhiasan, rumah mewah dan lain lain untuk menujukkan dirinya kaya, padahal mereka membeli secara kredit, atau menggunakan uang yang seharusnya diberikan sebagai warisan untuk anak cucu mereka. Orang kaya membeli asset terlebih dahulu kemudian penghasilan dari asset lah yang dibelikan barang mewah.

Jika anda sekarang masih bekerja, bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan hasilkan uang, kemudian investasikan uang tersebut untuk menghasilkan uang lagi, demikian lakukan terus dan terus maka berapapun penghasilan anda bisa jadi kaya.

ATURAN PERTAMA UNTUK MENJADI KAYA

Aturan pertama untuk menjadi kaya adalah memahami ilmu Akutansi, arus kas, asset dan kewajiban / liabilitas. Akuntansi menurut orang kaya berbeda dengan akuntansi pada umumnya, menurut akuntansi orang kaya asset adalah apapun yang memasukkan / menghasilkan uang kedalam kantong kita sedangkan liabilitas/kewajiban adalah apapun yang membuat uang keluar dari kantong kita.

Jadi jika kita punya rumah apakah itu asset? Belum tentu, jika rumah tersebut misalnya kosong, kemudian kita masih harus bayari pajaknya, perawatannya, maka ini adalah liabilitas/kewajiban.

Jika kita punya rumah yang masih nyicil apakah ini liabilitas? Belum tentu juga, misalnya rumah tersebut harganya 300 jt cicilannya 4 jt per bulan lalu kita bikin kamar-kamar untuk dijadikan rumah kos denga penghasilan 5 juta per bulan maka ini adalah asset karena memasukkan 1 juta per bulan ke kantong kita.

KISAH LIMA MONYET

If you born poor it’s not your mistake. But, if you die poor it’s your mistake” - Bill Gates

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-sama.

Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda? Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-pisang tersebut.

Monyet A yang mula-mula mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-kali sampai akhirnya monyet A menyerah.

Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula. Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah,para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik.Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami`kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.

Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalahmengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-monyet sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik.

“Hai, mengapa kami tidak boleh naik ?” protes keduanya”. Ada teman-teman yang memberitahu saya,bahwa naik ke atas itu berbahaya. Saya juga tidak tahu, ada apa di atas,tapi lebih baik cari aman saja, jangan keatas deh” jelas monyet C. Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan monyet E yang memang bandel. “Saya ingin tahu, bahaya seperti apa sih,yang ada di atas ….. Dan kalau ada bahaya, masak iya saya tidak bisa menghindarinya ?” tegas monyet E.

Walaupun sudah dicegah oleh monyet Cdan D, monyet E nekad naik ……. Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang dinginkannya….. Manakah diantara karakter diatas yang menggambarkan tingkah laku anda saat ini? Dari ilustrasi tersebut diatas dapat dikatakan bahwa Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke oranglain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka.

Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri.

Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.

Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekalihal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita terkubur. Orang-orang dengan karakter A,B,C,D akan mengatakan kepada kita hal-hal seperti ini”,Sudahlah, jangan melakukan pekerjaan yangsia-sia seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah pernah melakukannya berkali-kali dan gagal. Sebagai seorang teman yang baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya” atau mungkin kalimat “Kamu mau gagal kayak si X… lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh”. Bukankah hal-hal seperti itu yang sering kita dengar sehari-hari?

Nah, ada satu ilustrasi lagi. Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari (misalnya) ada seorang mahasiswa bercelana jeans, kacamata tebal,bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata “Sayap unya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya modal 100 dollar? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi orang paling kaya di dunia lho”.

Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila. Berapa orang yang akan menjawab “Wow, bagus sekali, coba jelaskan apa rencana anda, agar kita bisa sama-sama kaya?” Mungkin satu orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada. Tau kah Anda, bahwa Mahasiswa tersebut adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya menjadi orang terkaya di dunia.. Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya …Dikelilingi orang type A,B,C,D, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam hinaan lainnya. Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E. Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.

Semoga cerita berikut dapat menjadi inspirasi kita hari ini untuk selalu berkarya, meraih impian dan sukses…

Begini nanti jadinya

Begini nantinya rumah kami.....Insya Allah


NULIS LAGI TENTANG RUMAH

Hari sabtu... nggak gitu ada kerjaan dikantor... jadi klak klik kesana kemari di laptop... eh ketemu lagi blog ini...
Masih tentang rumah... setelah setahun lebih bangun rumah, meskipun belum selesai 100% ya udah ditempati aja... daripada ngontrak. Kalo ngontrak rumah depan itu sekarang mungkin 10 juta lebih setahun, hmm... sayang juga mendingan beliin bahan bangunan... jadi kami tempati
saja.

Ini sejarah baru bagi saya setelah belasan tahun ngontrak/kos, mulai dari depan kampus STMIK AKAKON jl. Janti Jogjakarta... berkali kali pindah di empat penjuru angin di kota Jogja;

Ini tempat-tempat kos yang masih saya ingat : 1. Depan kampus AKAKOM (ini numpang kamar kos temen), 2. Kos Dekat kampus itu juga, kurang lebih 500 meter dari kampus, 3. Kontrak rumah di Jl. Kaliurang.... 4. Numpang di garasi temen di belakang kampus STIE... apa lupa namanya di jalan parang tritis, 5. Ngontrak rumah di kampung... lupa namanya di jalan Magelang...untuk pabrik roti kering 6. Pindah ke Bandung karena usaha bangkrut tidur di Masjid Daarut Tauhiid sekitar 3-4 bulan karena nggak punya duit untuk bayar kontrakan 7. Akhirnya bisa kontrak kamar di belakang Masjid Daarut Tauhiid meskipun patungan berdua sama temen 8. Pindah lagi Kontrakan ke Komplek Bumi Pasundan no. 46 9. Pindah lagi di komplek yang sama no. 143

Akhirnya sekarang tinggal dirumah sendiri... Alhamdulillah...