Friday, September 21, 2012

HARI INI ULANG TAHUN SAYA, INI JANJI SAYA

Terima kasih kepada Istri dan anak anak karena tadi pagi mereka yang paling dulu mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya.... memang sudah menjadi kebiasaan dalam keluarga kami siapa yang ulang tahun, begitu bangun pagi disambut ucapan selamat ulang tahun dari semua anggota keluarga termasuk kucing kami... namanya KOMENG...

Terima kasih juga kepada para sahabat, teman, rekan kerja, rekan bisnis dan siapa saja atas ucapan ulang tahunnya yang melalui sms, BBM, email dan facebook.

Sudah 38 tahun saya hidup dimuka bumi ini, terima kasih ya Allah atas segala karunia yang telah engkau berikan... harta kekayaan dunia, keluarga yang luar biasa, kesehatan yang prima, kecerdasan intelektual, Iman serta Islam saya kepada, dan segalanya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu.

Ada dua hal yang sangat saya syukuri dalam perjalanan hidup saya yang sudah 38 tahun ini, pertama adalah keluarga yang hebat luar biasa. Saya memiliki isteri yang cantik, pintar dan baik hati... 2 anak perempuan yang cantik cantik dan pintar.

Hal kedua yang sangat saya syukuri adalah keputusan saya MENJADI PENGUSAHA. Sejak SMP saya memang sudah mulai berdagang, memikul dan menjajakan sapu (sekitar rumah orang tua saya adalah sentra industri sapu) keliling dari rumah ke rumah, komplek ke komplek di kota magelang dan sekitarnya. Kadang juga jualan mainan anak di pasar magelang, memikul dan menjajakan tahu asin (ada banyak pabrik tahu di sekitar rumah saya) dari pasar ke pasar, jadi loper koran, jualan celana jins, punya pabrik roti waktu kuliah di jogja, jadi kuli bangunan dan masih banyak lagi bisnis yang pernah saya jalani.

Salah satu motivasi terbesar saya untuk menjadi pedagang adalah dulu waktu masih kecil suka ikut pengajian di kampung diceritakan sama ustadnya bahwa ada 10 orang sahabat utama Nabi Muhammad SAW yang dijamin masuk syurga, 9 diantaranya adalah pedagang. Saya jadi pengin masuk syurga dengan menjadi pedagang.

Pedagang adalah profesi yang mulia, membuka lapangan kerja, meningkatkan status ekonomi dan tentu saja bisa menjadi kaya raya.

Kini setelah belasan tahun menjadi pengusaha saya sangat gembira bahwa ada sekian banyak orang karyawan yang bekerja di perusahaan saya, mendapatkan penghasilan dari bisnis yang saya bangun, bisa menghidupi anak, istri atau suaminya, bahkan orang tua atau mertua yang hidup bersama mereka....sungguh perasaan yang luar biasa.

Saat ini baru belasan orang jumlahnya, memang belum terlalu banyak jika dibandingkan dengan Pak Purdi E Chandra yang konon punya 20 ribu karyawan, atau Chairul Tanjung yang punya 75 ribu orang karyawan.

Allah tidak melihat jumlah hartamu, tidak melihat cantiknya rupamu tapi Allah melihat Iman dan amal perbuatanmu, dan satu lagi Allah melihat nilai manfaatmu bagi orang disekitarmu dan lingkungan sekitarmu. Saya berpendapat semakin banyak membuka lapangan kerja maka semakin baik nilai manfaat diri saya bagi orang lain. Mari kita hitung misalnya saya punya 20 orang karyawan dan masing masing punya 2 anak dan seorang istri maka sudah ada 80 orang yang mendapat manfaat dari keberadaan saya. Bagaimana jika jumlah karyawannya 20 ribu orang tentu ada 80 ribu orang yang dapat nilai manfaat... sungguh luar biasa.

INI JANJI SAYA

Janji yang pertama, saya akan terus bekerja lebih keras lagi untuk membangun dan mengembangkan bisnis saya yang sudah ada, PT. DINAMIKA, CV. TOKOALKES agar makin besar dan berkembang. Saya akan bangun perusahaan - perusahaan baru, terjun di bidang bisnis baru agar dapat membuka lapangan kerja, membangun daerah setempat dan membangun Indonesia.

Janji saya yang kedua, saya akan terus belajar kepada siapa saja para top guru yang terbaik baik di dalam dan di luar negeri, para pengusahan sukses, akan saya datangi untuk minta belajar dan minta dibimbing.

Janji saya yang ketiga, ini belajar dari nasehat Chairul Tanjung beliau ngomong begini : "cara terbaik untuk belajar adalah MENGAJAR" . Oleh karena itu saya akan mengajar kepada siapa saja termasuk yang mau sukses dan kaya dengan gratis. Judul pelajaran ini adalah BAGAIMANA MEMBANGUN KEKAYAAN SEBESAR 1 MILYAR ATAU LEBIH DALAM WAKTU 3 TAHUN ATAU KURANG. Ya betul anda tidak salah baca, anda bisa kaya dalam waktu 3 tahun atau kurang, apapun bidang bisnis anda.

Sudah saya ceritakan diatas perjalanan bisnis saya yang jatuh bangun, bisnis ini gagal, bisnis itu bangkut, bisnis yang lain tertipu. Kini saya sudah menemukan sebuah formula yang memungkinkan setiap orang bisa punya kekayaan 1 milyar atau lebih dalam waktu 3 tahun atau kurang. Ini sudah saya buktikan sendiri, saya bisa anda juga bisa. Kuncinya yaitu harus memiliki mentor, jika anda ingin sukses dan kaya raya carilah mentor, bukan penasehat. Bedanya mentor dengan penasehat adalah seorang mentor sudah pernah mengalami apa yang Dia ajarkan, penasehat Dia belum pernah menjalani apa yang dia ajarkan. Saya sudah membuktikan sendiri formula itu berhasil jadi saya akan menjadi mentor anda untuk sukses dan kaya raya.

Jika anda tertarik silahkan kontak saya kapan saja... SALAM KAYA DAN SALAM MERDEKA.....

Bandung 21 september 2011


Saturday, September 15, 2012

ALASAN KENAPA ORANG TIDAK KAYA

ALASAN KENAPA ORANG TIDAK KAYA

Kenyataan manusia hidup didunia ini ada yang kaya dan ada yang miskin, lalu orang bertanya tanya kenapa bisa begitu, ada orang yang kaya dan ada yang miskin ? Pertanyaan ini juga menghantui pikiran saya, sudah ribuan buku saya baca, puluhan guru, ulama, ilmuwan dan motivator yang saya dengar ceramahnya, ratusan kaset dan cd, saya punya kesimpulan sebagai berikut;

Alasan kenapa orang tidak kaya adalah karena TIDAK CUKUP BANYAK MEMBERI. 

Anda mau kaya ? banyak-banyaklah memberi.....

Memberi ada 3 macam, yaitu :

1. Memberi nilai tambah

Kenapa Bill Gates menjadi kaya paling kaya di dunia, Jawabannya karena ia memberikan nilai tambah berupa KEMUDAHAN bagi sebagian orang dimuka bumi ini. KEMUDAHAN adalah NILAI TAMBAH. Ia mencipkan Windows yang didalamnya ada begitu banyak kemudahan, mau ngetik jadi mudah pakai Microsoft Word, Mau itung itungan mudah pakai Excel, mau komunikasi dengan orang diseluruh penjuru bumi mudah menggunakan explorer.

Kenapa Purdi E Chandra kaya raya, jawabannya karena memiliki nilai tambah memudahkan siswa SMA yang mau melanjutkan masuk kuliah.

Kenapa Henry Ford kaya raya, jawabannya karena memiliki nilai tambah menyediakan sarana transportasi mobil yang memudahkan semua orang di penjuru bumi bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain dengan mudah dan cepat.

Anda lihat ada orang kaya disekitar anda? coba perhatikan dengan pikiran jernih dan logis nilai tambah apa yang Ia miliki....

2. Memberi dengan imbalan

Siapa yang lebih kaya? karyawan atau pemilik usahanya? sudah pasti pemilik usaha lebih kaya dibandingkan karyawannya. Kenapa bisa begitu? karena karyawan hanya memberi kepada satu orang atau satu pihak yaitu bosnya, sedangkan pemilik usaha memberi banyak karyawan, semakin banyak karyawannya biasanya semakin kaya.

3. Memberi tanpa imbalan 

Ini termasuk Zakat, Infak, sedekah, wakaf dan apapun. Saya sudah belajar begitu banyak biografi orang sukses dan kaya, hampir seluruhnya orang-orang yang dermawan. Tidak hanya di Indonesia, dimanapun di seluruh dunia, hukum memberi akan dibalas berkali lipat. Bukan hanya ajaran Islam, agama lain pun sama, dalam islam ada aturan zakat 2,5%, nasrani 10%, yahudi sampai 40%.

Mari kita lihat orang orang kaya ini :
1. Bill Gates orang menjadi orang paling kaya di dunia pernah mengeluarkan sumbangan yang paling besar dalam sejarah sebesar 36 milyar dollar Amerika.
2. Purdi E Chandra orang yang kaya raya, sedekahnya BRUTAL.... Pokoknya keluarkan uang sebanyak mungkin.
3. Sandiaga Uno, Orang paling kaya no. 27 versi majalah forbes dikenal dengan sedekahnya BERLARI UNTUK BERBAGI, Ia berlari sejauh 41 km dimana setiap 1 km menyumbang 10 juta Rupiah.

dan masih banyak lagi....

Kebanyakan orang berpikir akan memberi jika sudah banyak uang, ini keyakinan yang keliru, khutbah Idul fitri Lebaran kemarin khotibnya membahas soal sedekah, Beliau mengungkap sebuah kata kata dari Rosulullah SAW, sebaik baik sedekah yaitu yang diberikan ketika pengin kaya, tapi uangnya masih sedikit, sedekah yang jelek adalah yang diberikan ketika sakaratul maut, sedekah yang paling jelek adalah yang diberikan setelah meninggal contonya bikin surat yasin, sajadah, untuk orang yang meninggal.

PENGIN KAYA ? BERPIKIRLAH UNTUK TERUS MEMBERI.... DAN TERUS MEMBERI..... LEBIH BANYAK LAGI... LEBIH BANYAK LAGI...MAKA UANG DAN KEKAYAAN AKAN MENGEJAR ANDA....

Saturday, July 28, 2012

Dahlan Oh Dahlan..


Dahlan Oh Dahlan..

Siapa yang tidak kenal Dahlan Iskan, Bosnya Jawa Pos koran terbesar di Indonesia timur, mantan dirut PLN yang kini menjadi menteri BUMN, namanya lagi ngetop tindakannya nyeleneh. Tung Desem menyebut orang ini “Wong edan”, mohon maaf agak kasar... meskipun makna kasar itu relatif...kalo bahasa jalanan Jogja dan sekitarnya bahkan dianggap suatu keakraban. Pak purdi menyebut otaknya terlalu ke kanan...

Saya lagi keranjingan Dahlan Iskan, semua bukunya saya beli : Ganti Hati, Sepatu Dahlan, Tidak Ada Yang Tidak Bisa (cerita soal Karmaka bosnya NISP), Dahlan Juga manusia, saya juga cari cari artikelnya artikelnya di internet...

Nggak tau ya kenapa.. mungkin berkaitan dengan peristiwa 17 tahun lalu ketika jadi mahasiwa di Jogja nyambi jadi loper koran.... tahukah anda apa yang paling dibenci oleh hampir semua loper koran ? Yaitu apabila ada minta berlangganan JAWA POS..... karena ini satu satunya koran yang nggak pernah libur... benar sekali... nggak pernah libur bahkan di tanggal merah.... jadi selama setahun hanya libur 2 hari pas lebaran... itu saja... nggak lebih... sungguh menyebalkan..... lha jadi kapan kita liburnya??? lebih menyebalkan biasanya di Jogja pelanggan jawapos cuma sedikit. Langganan saya waktu itu sekitar 60-70 orang, yang langganan jawa pos cuma sekitar 5 orang. Jadi pas libur bangun sebelum subuh cuma buat ngirim koran ke 5 orang... sungguh menyebalkan....

Tiga hari ini baca buku Ganti Hati.... sungguh keren... jujur saya bisa tertawa, menangis, kagum, terpesona dengan tulisan di buku itu. Kalo anda belum baca buku itu saya sangat recommended, beli trus baca sampai habis... ingat ya beli... jangan minjem.

Saya tergelitik dengan bahasan mengenai doa... dahlan punya definisi sendiri soal doa, jika selama ini kita berdoa untuk menyuruh, memaksa atau memerintah Allah... contohnya Ya Allah masukkan kami ke dalam surga... jadikanlah kami keluarga yang bahagia... tidak demikian dengan Dahlan, Ia berdoa cukup pendek... “Terserah engkau saja”.

Masih soal doa, selama ini kita berdoa “berikanlah kami rejeki yang banyak” atau “semoga lulus dalam ujian ini...” kata Dahlan lalu buat apa diberikan otak super cerdas, tangan dan kaki sehat wal afiat jika sedikit sedikit minta, mengeluh, maksa.... bahkan orang yang paling pintar sekalipun konon baru menggunakan sekitar 5% dari potensi otaknya, apalagi kita yang nggak bisa dibilang terlalu pinter...?

Kita juga sering mendengar orang menyalahkan Allah karena sebab yang tidak masuk akal, contohnya ketika mulai usaha dan gagal, apa kata orang tersebut? “Ini adalah kehendak Allah saya gagal....” padahal jelas jelas dia kurang gigih dan ulet, usahanya kurang sungguh sungguh, gampang menyerah, nggak mau bangkit lagi.

Khutbah jumat kemarin khotibnya yang membahas soal sabar ngomong begini “bagi anda yang sudah berusaha dan kemudian gagal, contohnya anda ikut ujian, sudah belajar dengan seksama dan gagal maka terimalah dengan sabar bahwa itu adalah takdir Tuhan...” kok nyalahin takdir? Nyalahin tuhan pula... padahal siapa tahu itu karena kurang sungguh sungguh belajarnya....

Cerita menarik di buku itu juga soal kegalauan isterinya yang takut Dahlan mati dalam keadaan wajah menghitam. Sudah menjadi pandangan umum di masyarakat jika meninggal dengan wajah menghitam artinya Allah murka kepadanya. Ia membandingkan dengan Nurcholis majid yang juga meninggal dengan wajah menghitam, padahal ini disebabkan karena sirosis (hatinya mengeras karena penyakit atau virus).

Dahlan adalah pengusaha sukses yang berangkat dari nol, istilahnya from zero to hero, ia hanya lulusan SMA pernah kuliah di IAIN tapi nggak lulus, kini menjadi raja media salah satu yang terbesar di Indonesia. Gaya kepemimpinannya unik, nyeleneh, ngawur... tapi sukses dan kaya raya. 

Wednesday, July 18, 2012

Nasehat Pak Purdi E Chandra soal sedekah


Nasehat Pak Purdi E Chandra soal sedekah

Pak Purdi adalah orang yang sangat dermawan, suatu hari saya bersama beliau hanya sekitar 3-4 jam, saya lihat sendiri beliau keluarkan uang sekitar 30-35 juta untuk sedekah.

Suatu ketika dalam pelatihan bisnis pak Purdi ngomong begini : “Maukah anda punya uang 1 milyar ?” jawab kami peserta pelatihan “tentu saja mau” caranya begini kata beliau : “Kalo anda punya uang 1 juta silahkan disedekahkan... terserah dalam bentuk apa saja, mau dikasih ke orang tua, fakir miskin, yatim piatu atau apapun ” maka uang anda akan kembali menjadi 10 juta... itu pasti karena janji Allah... kalo Allah janji pasti ditepati, nggak pakai Insya Allah. Allah janji sedekah kita akan dibalas 10 kali lipat.

Nah yang 10 juta tadi silahkan disedekahkan lagi, maka akan kembali menjadi 100 juta.... selanjutnya yang 100 juta silahkan disedekahkan juga maka uang anda akan menjadi 1 milyar... masalahnya begitu punya uang 100 juta hati kita nggak tega buat disedekahkan....

jadi intinya sedekah itu harus banyak, NGGAK IKHLAS JUGA NGGAK PAPA yang penting banyak... kenapa..? karena sedekah itu seperti push up kalo nggak biasa push up banyak ya nggak akan kuat... tapi kalo terbiasa maka akan kuat, sama halnya dengan sedekah... kalo nggak pernah sedekah, disuruh sedekah 5.000 pasti terasa berat, contoh waktu jumatan ada kotak infak lewat.... jangankan 5.000, 2 ribu perak juga mungkin berat.

Sedekah itu harus berlatih, seperti push up itu tadi.... sudah kuat 10 kali, yang ke 11 pasti berat, 12 lebih berat, 13 makin berat lagi.. sedekah juga sama... mulai dari 5 ribu, lalu 10 ribu, lalu 20 ribu, terus dan terus sampai kotak infak jumatan lewat ambil 50.000 dari dompet masukin kotak.... berat...iya... nggak ikhlas..? awalnya pasti iya.....

saya sudah banyak mempelajari biografi orang sukses dan kaya di Indonesia dan diluar negeri, bisa dibilang semuanya orang yang dermawan. Ini diantaranya :
  1. Chairul tanjung pernah sedekah sebesar 2,5 milyar pada tahun 2008 lalu tahun 2009 perusahaanya untung 24 milyar.
  2. Sandiaga Uno pernah berlari sambil berbagi, menyedekahkan 10 juta untuk setiap kilometer yang dilalui, sejauh 41 km, artinya Ia menyedekahkan 410 juta... tidak heran ia dinobatkan menjadi orang terkaya no. 27 di Indonesia fersi majalah forbes.
  3. Pak Purdi menyebut dirinya orang yang BRUTAL DALAM SEDEKAH kini kekayaan intagible asset primagama sekitar 700 milyar, ketika saya bertanya berapa penghasilannya? Jawaban beliau per bulan sekitar 2-3 milyar
  4. Bill Gates pernah bersedekah 36 milyar dollar Amerika, tidak heran jika ia dinobatkan menjadi orang paling kaya di dunia.
  5. dan masih banyak lagi

AYO SEDEKAH.... SEDEKAH YANG BANYAK... SEDEKAH YANG BRUTAL..... MAKIN BANYAK MAKIN BAIK.... NGGAK IKHLAS NGGAK PAPA.... YANG PENTING BANYAK...LAMA LAMA JUGA IKLAS..... MAKIN BANYAK SEDEKAH MAKIN KAYA..... ITU JANJI ALLAH... JANJI ALLAH NGGAK PAKAI INSYA ALLAH....JANJI ALLAH ITU PASTI....

Thursday, June 28, 2012

BERANI NGUTANG BERANI KAYA


NGUTANG ? SIAPA TAKUT ?

Apa yang terpikir oleh anda ketika mendengar kata kata hutang ? Mungkin ada yang trauma karena pernah dikejar kejar debt collector. Mungkin senyum senyum saja karena hampir setiap orang punya utang.

Yang aneh adalah ternyata banyak lho orang yang kecanduan utang..... beli HP, beli TV, beli motor, beli kasur, beli komputer, biaya sekolah anak semuanya ngutang... ngutang... dan ngutang....

Akan saya ceritakan hal penting mengenai hutang, yaitu ternyata hutang secara umum terbagi menjadi 3 :

  1. Hutang yang buruk dan bikin miskin
    Yaitu hutang untuk beli barang yang dikonsumsi (dipakai / dimakan sampai habis / rusak) dan barang yang nilainya pasti turun.

    Hutang ini dibayar dengan keringat, darah dan air mata anda sendiri.... artinya anda bayar dari hasil kerja anda sehari hari. Anda kerja setiap hari, awal bulan gajian, hari ke 5 sudah habis.... lalu hutang lagi...terus dan terus....Biasanya ini hutangnya pakai kartu kredit.

    Barang yang dikonsumsi yaitu makan, pakaian, liburan, keperluan dapur, dan lain lain.

    Barang yang nilainya pasti turun seperti mobil, motor, TV, HP, komputer, kasur, barang elktronik, dan sebagainya. Contoh anda beli mobil nyicil, begitu sampai dirumah, buka pintu, nilainya sudah turun 10%, dipakai 1 tahun nilianya turun lagi 10 %, padahal anda tetap nyicil dengan cicilan yang sama.

  2. Hutang yang baik dan bikin kaya sambil bekerja
    Yaitu hutang untuk beli barang yang nilainya pasti naik seperti beli properti di tempat yang tepat. Kenapa harus ditempat yang tepat?  karena tidak semua properti harganya naik. Kalo anda pikir semua properti harganya pasti naik maaf, anda salah.

    Misalnya beli rumah harga 100 juta, anda nyicil setiap bulan, tahun depan naik 10%, tahun berikutnya naik lagi 10% dan seterusnya, bisa jadi tahun ke 15 harganya sudah 10 kali lipat. Kekayaan anda bukan 100 juta lagi, tapi 1 milyar (sekali lagi dengan catatan lokasinya tepat). Tahukah anda harga tanah di lippo karawaci sebelum dibangun perumahan? hanya Rp. 3.500 per meter persegi, sekarang berkisar antara 6-10 juta.

    Sayangnya harus bayar dengan keringat, darah dan airi mata anda sendiri... setiap bulan anda kerja keras bayar cicilan, kerja keras lagi bayar cicilan lagi, terus dan terus dan terus...sampai lunas.

  3. Hutang yang sangat baik dan bikin kaya sambil tidur... betul sekali anda tidak salah baca.... anda bisa kaya sambil tidur...

    Biasanya hutang ini juga berkaitan dengan properti, caranya begini anda beli rumah dengan cicilan 3 juta per bulan selama 15 tahun, lalu rumah tersebut dikapling kapling dijadikan 10 kamar dengan sewa per kamar 400.000 per bulan. Berarti setiap bulan anda terima 4 juta, misalnya 1 juta untuk biaya listrik, kebersihan, perawatan dan lain-lain, 3 juta buat nyicil ke bank.

    Anggap saja selama 15 tahun tidak ada kenaikan harga sewa, maka tahun ke 15 anda akan jadi pemilik rumah tersebut dengan cicilan yang dibayari oleh orang lain, dengan kata lain anda punya rumah dengan cicilan yang dibayar dengan darah, air mata dan keringat orang lain.... belum lagi ditambah dengan kenaikan harga propertinya, misalnya awalnya anda beli rumah tersebut 300 juta, ketika lunas di tahun ke 15 harganya sudah bukan 300 juta lagi... bisa jadi sudah 1 milyar atau lebih
Kawan.... aku kasih tau satu rahasia penting... ternyata orang orang kaya mengamalkan ilmu yang no.3 ini, mereka ahli ngutang tapi utang yang sangat baik... utang yang bikin kaya sambil tidur... makin besar hutang makin baik karena makin kaya...

Masih ingat lagunya bang Haji Rhoma Irama "yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin" ? orang kaya makin kaya karena mengamalkan ilmu no. 3 orang miskin makin miskin karena mengamalkan ilmu no. 1.



*Nb. Darah keringat dan air mata orang lain adalah kata katanya Robert Kiyosaki dalam bukunya Retire Young Retire Rich
*Nb 2 : Kalimat kaya sambil tidur adalah dramatisasi semata, pada kenyataanya anda tetap harus bekerja dengan cerdas, bukan hanya kerja keras dan terus belajar kepada orang yang sudah berada di posisi ini, investasi yang paling baik adalah untuk leher ke atas yaitu untuk pengetahuan.

Wednesday, June 27, 2012

ANDA MAU MULAI BISNIS NGGAK PUNYA MODAL ? NGGAK MASALAH...


ANDA MAU MULAI BISNIS NGGAK PUNYA MODAL ?
NGGAK MASALAH
Karena untuk membangun bisnis hanya dibutuhkan IDE

Banyak orang tidak mulai bisnis dengan alasan nggak punya modal.... Ia terpenjara oleh tembok yang dibikin sendiri bernama TEMBOK MODAL. Saya beri tau rahasia paling rahasia dari pengusaha sukses yaitu untuk memulai bisnis nggak perlu modal uang... yang diperlukan hanyalah IDE.

Dulu saya memulai toko alat kedokteran awalnya juga sama, nggak punya modal, bahkan waktu itu tahun 2004 saya habis rugi sekitar 100 juta dari bisnis warnet. Bukan hanya nggak punya modal bahkan minus karena bisnis sebelumnya bangkrut.

Pak Purdi mulai bisnis primagama juga nggak pakai modal, awalnya Ia pinjam uang temannya yang akan digunakan untuk pasang listrik di rumah barunya, tentu jumalnya nggak banyak dan nggak bisa lama. Ia pinjam untuk sewa tempat ukuran kecil buat ruangan bimbingan belajar primagama selama satu bulan, lalu kursi untuk siswa sewa dari persewaan kerperluan pesta. Kalo bimbingan sudah selesai kursinya dikembalikan lagi ke tempat sewa, jadinya kan lebih murah karena sewanya jam jaman bukan harian. Untungnya bisnis bidang pendidikan itu bayarnya diawal, jadi dapat uangnya diawal. Uang ini yang digunakan untuk sewa lagi ditempat yang lain, jadi bisa buka cabang baru.

Kini primagama telah memiliki lebih dari 1.000 cabang di seluruh Indonesia dengan nilai total assetnya mencapai 700 milyar rupiah.

Saya memulai jualan alat kedokteran nggak pakai modal, caranya begini, tempatnya numpang di kost temen yang kebetulan lokasinya strategis. Lalu saya minta brosur ke toko dan grosir alkes besar dibandung, brosur kan gratis... bahkan mereka pasti senang karena kita bantu jualin barangnya. Saya juga bikin brosur untuk promosi toko alat kedokteran saya, nggak mahal kalo cuma fotokopi aja. Kalo ada yang beli saya tunjukin aja brosurnya, lalu minta uangnya duluan, misalnya beli tensi dan stetoskop harganya Rp. 250.000. harga modalnya cuma Rp. 200.000 kan ada untung 50.000 jadi saya bilang gini, mbak/mas, barangnya saya ambil dulu di gudang (maksudnya gudang orang lain) nanti satu jam lagi bisa diambil kesini atau boleh saya anterin ke rumah/ke RS.

Lalu saya belanja ke grosir, dapat satu tensi dan dua stetoskop karena harga modal stetoskop hanya 50.000. Satu tensi satu stetoskop diserahkan kepada pembeli, satu stetoskopnya jadi stok di toko.... begitu seterusnya... awalnya cuma satu etalase ukuran 1 meter dan barangnya jarang jarang. Sekarang stok ditoko nilainya sudah ratusan juta rupiah.

Kadang dapat orderan dari sekolah atau klinik, selalu minta dibayar dimuka atau minimal uang muka buat belanja, untungnya buat belanja lagi, jangan dikonsumsi/dipakai, boleh dipakai secukupnya untuk operasional saja. Lebih bagus lagi ke suplier juga bisa ngutang, minimal tempo pembayaran, jadi bisa ambil barangnya duluan.

Syihabudin yang kini sukses menjadi orang terkaya di jogja, juga memulai bisnis tanpa modal. Saya tahu persis karena dulu jaman kuliah kami sama sama mahasiswa miskin satu kos numpang digarasi orang. Bahkan sesekali Ia ikut bis kota jadi kondektur atau kernet buat makan. Ia menggunakan teknik yang sama, awalnya kerja di perusahaan orang jadi seles perumahan. Dapat duit ditabung terus... dan terus... dan terus... akhirnya mampu beli tanah kecil untuk bangun 2 rumah. Dapat untung lagi beli tanah yang lebih besar, bangun 5 rumah, dan terus dan terus.... kini ia sedang mengerjakan 2.000 rumah di satu lokasi.

Jadi kalo anda tidak sukses karena merasa tidak punya modal, berarti ada yang salah dengan keyakinan anda... SALAM KAYA DAN SALAM MERDEKA

Tuesday, June 26, 2012

JADI ORANG MISKIN ITU NGGAK ENAK, KAWAN



JADI ORANG MISKIN ITU NGGAK ENAK, KAWAN.....
Percayalah...
Saya sudah merasakannya...jadi jangan mau jadi orang miskin

Akan aku ceritakan kisah nyata... benar benar terjadi, kisah sepenggal perjalanan hidupku...

Aku lahir dari keluarga yang menurutku cukup, tidak kekurangan dan tidak pula berlebihan. Bapak adalah seorang pegawai negeri, seorang guru, juga seorang petani. Sawah bapak cukup banyak dan luas, jadi dapat penghasilan dari bertani juga, baik yang digarap sendiri maupun yang digarap oleh orang lain dalam bentuk bagi hasil. Juga bapak peternak ayam petelur dan pedaging yang hasilnya cukup lumayan karena jumlah ayam bapak bisa sampai 200-300 ekor setiap musim.

Bapak mendidik aku dengan disipllin, aku harus punya segala kemampuan berternak, bertani, sekaligus sekolah harus baik... pokoknya makin terampil di banyak bidang makin baik kata bapak. Waktu SD, pagi jam 5 atau setengah enam setelah bangun tidur dan sholat subuh, sudah ada sederet urutan pekerjaan mulai mengumpulkan tempat minum ayam yang jumlahnya bisa sampai ratusan biji, mencuci, mengembalikan ke tempat semula, mengoplos vitamin di minuman ayam, terakhir menuangkan ke dalam ratusan wadah wadah tadi. Selesai jam 6.30 mandi, lalu berangkat sekolah jalan kaki. Begitu seterusnya setiap dua hari sekali karena bergantian tugas dengak kakak laki laki saya mas Iqbal.

Sepulang sekolah urutan pekerjaan lain sudah menunggu, membeli bahan makan ayam 3 hari sekali dengan sepeda ontel ke kampung sebelah yang jaraknya sekita 2 kilo meter dengan berat yang seringkali melebihi berat badanku sendiri, kemudian mengoplos dengan bahan lain untuk 3 hari kedepan.

Dengan punya 3 sumber penghasilan tadi, keluarga kami tidak pernah kekurangan, rumah cukup besar, sepeda motor, bahkan saya masih ingat kami dulu adalah keluarga yang punya pesawat televisi pertama di kampung kami.

Ketika SMA aku pakai sepeda motor untuk ke sekolah sehari hari, waktu itu masih jarang orang sekampung yang punya motor.

Ketika lulus SMA aku pengin tantangan baru, pengin melakukan hal tak lazim pada remaja seusiaku. Aku bilang ke bapak, “Pak aku pengin kuliah di jogja, tolong dibiayai pendaftarannya dan biaya spp satu semester saja, kost satu semester saja, selebih nanti biar aku cari sendiri aku pengin mandiri”. Hal ini terinspirasi dari buku-buku yang sering aku baca kalo di luar negeri remaja yang sudah berumur 18 tahun harus hidup berpisah dengan orang tua dan hidup mandiri.

Belasan tahun berikutnya aku baru tau kalo Bob Sadino juga melakukan hal yang sama, bosan menjadi orang kecukupan memilih hidup dalam kemiskinan...Istilah pak Bob MEMISKINKAN DIRI....silahkan baca bukunya yang berjudul : Mereka bilang aku gila

Singkat cerita, setelah diterima di AKAKOM Jogja, mulailah hidup sebagai anak kos dengan target semester depan sudah nggak dapat kiriman bulanan, bayar kos, makan, kuliah, buku, dan lain lain cari sendiri... terserah mau tetap hidup atau jadi kere kelaparan di pinggir jalan. Mulailah aku mencoba bisnis ini, bisnis itu, jualan mlm, jadi loper koran, jadi seles dari rumah ke rumah, jadi kuli bangunan, apa saja pokoknya harus menghasilkan uang.

Pada tahap ini tantangan yang terberat adalah melawan gengsi. Waktu jadi loper koran dari rumah kerumah yang paling takut adalah ketemu temen kuliah, atau temen sekolah... takut diomongin begini “ooo kamu jauh jauh pergi dari rumah cuma jai loper koran....? atau kami sekolah tinggi tinggi cuma jadi kuli bangunan di jogja? lebih takut jadi omongan dikampung, dijogja bukan kuliah malah jualan koran ” pokoknya gengsi. Waktu jualan kue kue jajanan warung juga sama... takut ketemu orang yang kenal.

Pengalaman jadi loper koran, bangun pagi sebelum subuh sekitar jam 4 pakai sepeda ontel biar hemat, ambil dari agen , kemudian keliling dari rumah ke rumah komplek ke komplek sekitar 50 pelanggan, jam 7 sudah harus beres karena kalo kesiangan pelanggannya bisa marah. Jam 8 an mulai keliling lagi untuk pengantaran korang nasional yang datangnya lebih siang sampai jam 10 an. Begitu seterusnya setiap pagi. Yang paling menyebalkan kalo ada yang berlangganan koran Jawa Pos kenapa karena koran ini satu satunya koran yang nggak libur meskipun tanggal merah.... bahkan lebaran pun hanya libur dua hari saja... bayangkan dalam setahun hanya libur 2 hari.... sungguh menyebalkan.

Waktu berlalu berbulan bulan hingga bertahun tahun selanjutnya, segala macam usaha dicoba, jualan ini itu nggak berhasil, kerja sana sini dicoba, nggak ada satupun yang berhasil, barang barang yang dibawa dari kampung satu persatu mulai dijual buat makan dan ongkos, puncaknya sepeda motor pemberian bapak digadaikan buat makan.

Rumah kos yang ditempati terasa mahal, nggak kuat lagi bayar, jadi cari rumah kost yang lebih murah. Jadi selama 5 tahun di jogja seingatku sekitar 8 kali pindah rumah kos dari yang murah sampai paling murah. Terakhir karena yang paling murah pun nggak kebayar, terpaksa numpang di garasi bis kota punya bapaknya teman, gratis tentu saja tapi sebagai gantinya dua hari sekali harus nyapu halaman yang yang mungkin luasnya seperempat lapangan bola, menjaga mobil mobil yang disimpan disitu dan lain lain.

Garasi ini punya bos bis kota jogja namanya pak sudirman. Orangnya tinggi kurus, tegas tapi baik hati. Ia seorang tokoh Muhamadiyah di Jogja yang sangat dihormati. Garasi ini ditanami berbagai tanaman buah, pohon belimbing yang sangat tinggi, pisang, umbi dan singkong.

Di garasi gratis ini aku ketemu Syihabudin teman sma yang juga kuliah di Jogja tapi beda kampus. Kondisi kami sama sama miskin. Aku ajak sekalian tinggal disini, mumpung gratis. Ia soulmed bagiku sejak sma. Kalo pengin merokok waktu itu (sekarang aku sudah berhenti merokok) kami patungan masing masing 500 perak dapat sebatang diisep berdua.

Waktu menjelang lebaran terpikir ide bikin kue kering, berbekal oven pinjaman dari ibu dikampung, mulai bikin satu dua loyang, ternyata laku. Tapi modal terbatas, jadi nggak bisa bikin banyak.

Usaha jalan seadanya, untuk menghemat pengeluaran kami beli beras masak nasi, lauk dan sayurnya beli, itupun kalo ada uang kalo nggak ada ya makan sama daun singkong yang tumbuh di halaman garasi ini. Dalam kesulitan dan kemiskinan ini aku menemukan teknologi memasak nasi pakai seterika listrik. Jadi panci alumunium diisi beras yang sudah dicuci, ditambah air, taruh diatas seterika yang dibalik (atas bagian panasnya menghadap keatas) tunggu barang 1 jam nasi sudah matang. Nggak perlu takut gosong karena seterika punya otomatis mati.

Di garasi ini aku juga jadi jago masak sampai sekarang isteri, anak anak dan pembantu dirumah mengakui masakanku enak. Daun singkong, daun melinjo, melinjo muda, jantung pisang itu dan itu saja setiap hari... namanya juga hidup harus hemat.

Waktu berlalu dan aku tetap miskin, miskin semiskin miskinnya.... numpang dirumah orang, makan daun daunan setiap hari kayak kambing, pulang kampung bukan pilihan. Layar sudah dibentang, janji sudah diucap untuk nggak minta lagi kepada orang tua, lebih baik kelaparan atau jadi kere atau jadi gelandangan di jogja daripada pulang terhina karena menelan ludah sendiri.

Lokasi garasi tempatku numpang di kawasan kos mahasiswa STIKER jl parang tritis. Waktu itu usiaku 20 tahunan, pasti tertarik dengan urusan cinta cintaan, ada gadis yang kos di sebelah rumah sungguh menawan hati. Aku kenal dengan bapak dan kosnya, mulailah pasang mode naksir dengan nitip salam, setiap hari ke bapak kos, ibu kos atau siapa saja.... tapi sungguh malang diri ini cintaku ditolak mentah mentah karena aku miskin.... aku cuma tukang bikin roti, yang kerjanya pagi sampai siang bikin roti, sorenya keliling dari warung ke warung menjajakan dagangan. Ia anak orang berada, keluarganya datang dengan mobil cukup mewah pada waktu itu tahun 96-97. beberapa waktu kemudian ia punya pacar lelaki bermobil entah teman kuliahnya entah siapa.

Pengalaman ditolak mentah mentah ini rupanya bukan yang terakhir kali, ada pengalaman serupa beberapa waktu kemudian, alasannya sama karena aku miskin....

Miskin tetap miskin... miskin akut...Sampai puncaknya suatu ketika aku jatuh sakit, sakit yang nggak biasa, biasanya sakit demam panas makan panadol dua tiga hari sembuh. Ini sakit luar biasa, sakit di kepala menjalar ke punggung sampai pinggang, panas pegal ngilu, luar bisa sakiktnya. Mau ke dokter atau puskemas boro boro buat makan saja nggak ada ya sudah makan panadol saja sehari 3 kali. Begitu makan obat, reaksi terasa, sakitnya sedikit hilag untuk waktu dua tiga jam sudah itu kambuh lagi. Makan obat lagi, begitu berulang ulang berhari hari.

Sampai hari ke 7 sudah nggak kuat akhirnya aku menyerah terpaksa pulang kampung, minta uang ke ibu secukupnya buat berobat ke puskemas terdekat di kampung.

Di puskesmas diperiksan oleh ibu dokter cantik yang ternyata kenal dengan bapak . Selesai diperiksa, dokter cantik tadi mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan, sungguh nggak terduga sama sekali, ia bicara dengan lirih hampir seperti berbisik mungkin takut menyinggung perasaan “mas... anda ini sakit penyebabnya adalah KURANG GIZI.....”

Aku terdiam tak percaya... kata kata KURANG GIZI sungguh menyengat pendengaran, hati dan perasaanku... aku tau penyebab semua ini adalah MAKHLUK BERNAMA KEMISKINAN.

Aku nggak terima, aku protes sekuatnya dalam hati, aku ini manusia lebih dari normal nyatanya bisa lulus sekolah sampai SMA diterima di sekolah tinggi komputer swasta. Tapi tidak berdaya melawan satu makhluk bernama MISKIN tadi sehingga aku harus menghadapi kenyataan ditolak mentah mentah oleh gadis yang aku taksir, hidupku kurang gizi karena nggak mampu makan makanan berkualitas, hanya makan daun daunan kayak kambing, tinggal numpang dirumah orang atas dasar belas kasihan. sungguh menyakitkan hati... nggak bisa dipercaya... nggak bisa diterima....

Kawan... inilah titik terendah dalam hidupku... nasehat dari orang bijak; jika anda mengalami masalah pilihannya ada 2 yaitu terhina atau tertantang. Aku pilih tertantang, kondisi ini memberikan energi yang luar biasa, sampai hari ini aku begitu membenci kemiskinan. Aku bekerja begitu keras, aku belajar begitu keras supaya nggak miskin lagi. Aku meyakini... sungguh meyakini bahwa kemiskinan bukan perkara nasib, tapi perkara cara berpikir dan bertindak.

AKU BERSUMPAH NGGAK AKAN JADI ORANG MISKIN AKU PASTI JADI ORANG KAYA. Aku nggak rela anak isteriku nantinya mengalami kurang gizi, kurang makan dihina dina orang karena miskin. Akan aku lakukan apapun dalam arti positif untuk menjadi kaya dan sangat kaya. Aku juga akan mengajari orang lain menjadi kaya. 

Menjadi kaya adalah perintah Allah, mau bukti? Ini buktinya surah Al Mauun ayat 1-3 : 1. Tahukah kamu para pendusta agama? 2. Yaitu orang yang menghardik anak yatim (dalam terjemahan lain menghardik diterjamahkan tidak mengasihi atau tidak menyantuni) 3. Tidak memberi makan kepada orang miskin.... kalo penghasilan kita hanya 1 juta per bulan dan punya anak istri, sungguh sulit mengerjakan perintah di 2 ayat terakhir tadi tapi kalo penghasilan kita 100 juta per bulan rasanya nggak sulit untuk menyantuni dengan layak 10 anak yatim dan orang miskin dengan layak.

Saya tahu di dunia ini ada orang yang sangat kaya penghasilan per tahun bisa 300 milyar dan ia orang yang sangat dermawan, Ia memberi makan sekitar 3 juta orang miskin setiap tahun.... sayanya orang ini bukan muslim.

Nasib berjalan seiring perjalanan waktu, kini aku belajar kepada top top guru di indonesia dan di dunia untuk menjadi kaya. Aku belajar kepada Robert Kiyosaki, T Harv eker, Bob proctor, Anthony Robbins, Dolf De Roos dan masih banyak lagi. Dari Indonesia aku belajar dari guru guru pengusaha seperti Purdi E Chandra pemilik PRIMAGAMA yang sudah punya lebih 1000 cabang, belajar kepada kepada Tung desem Waringin, belajar kepada Pak Kuwat Subarja pemilik ICHI BENTO yang sudah punya lebih dari 50 cabang dan masih banyak lagi guru yang lainnya.

Syihabudin yang dulu sama sama miskin tinggal di garasi bersamaku itu kini sudah sangat kaya, salah saru orang terkaya di jogja dengan bendera PT. Gerbang Madani membangun komplek perumahan mewah di jogja dan sekitarnya. Silahkan klik di www.gerbangmadani.com , kadang aku datang ke dia, belajar ke dia. Yang sangat berkesan dari Syihabudin ini adalah seorang yang sangat dermawan.

Jadi kawan, seperti judul tulisan ini JANGAN MAU JADI ORANG MISKIN... JADILAH ORANG KAYA, JADI ORANG MISKIN ITU SUNGGUH TIDAK ENAK AKU SUDAH PERNAH MERASAKANNYA. Salam kaya dan salam merdeka.


Saturday, May 12, 2012

Menjadi Kaya atau Mejadi Miskin adalah Perkara Cara Berpikir dan Bertindak

Menjadi kaya atau menjadi miskin itu bukan perkara nasib, tapi perkara cara berpikir dan bertindak. T. Harv Eker dalam bukunya SECRETS OF MILLIONAIRE MINDS menyebutkan bahwa itu adalah hasil dari cara berpikir dan bertindak. Ia menyebutkan ada ada 17 perbedaan cara berpikir dan bertindak orang kaya dan orang miskin, yaitu :

1. Orang kaya meyakini : "Saya menciptakan kehidupan saya sendiri" Orang miskin meyakini : "Kehidupan datang begitu saja kepada saya"
Banyak orang yang berprinsip hidup ini mengalir seperti air sungai, silahkan saja mengalir menuju kemana saja dan nikmati saja. Tapi problemnya adalah mungkin ia akan mengalir ke ketempat yang tidak diinginkan, bisa saja mengalir ke ke air terjun. Inilah yang dinamakan SINDROM AIR TERJUN NIAGARA, tiba tiba sampai ketempat yang sungguh tidak enak.
2. Orang kaya bermain dengan uang untuk menang, orang miskin bermain dengan uang untuk tidak kalah.
Orang kaya mau keluar uang untuk bangun bisnis, bangun hotel, bangun mall, bangun apartemen padahal itu belum tentu ada yang beli, orang miskin mati matian jaga uangnya tidak barani bisnis apapun karena takut rugi.
3. Orang kaya memiliki komitmen untuk menjadi kaya orang miskin hanya sekedar ingin menjadi kaya.
Arti dari komitmen adalah suka duka dijalani, sebentar atau lama dijalani, jika belum sukses tetap dijalani SAMPAI SUKSES. Beda dengan hanya sekedar ingin... ke kanan mentok, kekiri mentok, kedepan metok, kebelakang mentok selesai... nggak mau bisnis lagi.
4. Orang kaya berpikir besar, orang miskin berpikir kecil

5. Orang kaya fokus pada peluang orang miskin fokus kepada hambatan.

6. Orang kaya menghargai dan mau belajar kepada orang kaya lainnya, orang miskin iri dan dengki kepada orang kaya.

7. Orang kaya bergaul dengan orang yang positif dan sukses orang miskin bergaul dengan orang negatif dan gagal.

8. Orang kaya senantiasa menjual, mempromosikan dirinya dan keunggulannya, orang miskin berpikir negatif tentang penjualan dan promosi.

9. Orang kaya lebih besar daripada masalahnya orang miskin lebih kecil daripada masalahnya.

10. Orang kaya adalah penerima yang baik orang miskin adalah penerima yang buruk.

11. Orang kaya mau dibayar berdasarkan hasil orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu.

12. Orang kaya berpikir "dua duanya" orang miskin berpikir "lebih baik/daripada/atau"

13. Orang kaya fokus kepada kekayaan bersih orang miskin fokus kepada pendapatan berdasarkan kerja.

14. Orang kaya mengatur keuangannya dengan baik orang miskin mengatur keuangannya dengan buruk.

15. Orang kaya memiliki uang yang bekerja keras untuk dirinya orang miskin bekerja keras untuk menghasilkan uang.

16. Orang kaya tetap bekerja meskipun keraguan dan ketakutan menghadangnya, orang miskin membiarkan ketakuatan menghentikan dirinya.

17. Orang kaya senantiasa belajar dan terus bertumbuh orang miskin merasa sudah tahu tentang segalah hal