Nanti malam dapat gilirah jadi penceramah tarawih di masjid komplek. Jadi saya akah membahas soal KKN ;
Assalamualaikum warah matullaahi wabarakatuh,
Ashadu alla ilaa ha illallah, waashadu anna muhammadarrasulullah, Allahumma sholli ala muhamaad waalaa alihii wasah bihii ajmain.
semoga Allah senantiasa memudahkan kepada kita untuk senantiasa taat kepadaNya,menjadikan kita sebagai hamba hambanya yang sholeh sholehah, Amin.
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, hari ini sabtu, masuk hari ke 6 ramadhan, tidak terasa... sama halnya dengan umur kita, tidak terasa... rasanya kemarin lusa baru lulus sma, sekarang anak-anak kita sudah mau masuk sma, rasanya baru kemarin diterima kerja untuk pertama kali, eh sekarang sudah jadi senior di kantor.... Demikianlah umur, bukan sesuatu yang panjang dan lama hanya sebentar. dalam kondisi normal mungkin hanya 60 tahun jatah buat kita, jadi bagi yang sudah menjalaninya 35 tahun berarti tinggal separonya kurang... oleh karena itu saya mengajak terutama kepada diri saya sendiri untuk memanfaatkan sisa umur yang sedikit dan sebentar ini dipergunakan untuk melakukan yang terbaik, terbaik di dunia terbaik di akherat.
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, sebagai bangsa berbagai predikat disandang oleh negara kita, negara dengan kepulauan terbanyak di dunia, negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, dan yang memalukan adalah negara paling korup di dunia..... kalo tiga pertama yang saya sebutkan tentu kita bangga... tapi satu yang terakhir tentu sangat memalukan... negara dengan jumlah maling (jika kkn diartikan dengan maling) terbanyak di dunia.
Coba kita baca koran hari ini, setiap hari selalu saja ada berita tentang kkn, tonton berita tv hari ini, sama, setiap hari selalu ada berita tentang korupsi. Bahkan di sebuah artikel saya baca setiap minggu selalu ada pejabat negara yang berurusan dengan korupsi, dalam artikel lain sampai dengan hari ini telah lebih 500 orang pejabat daerah dan pusat berurusan dengan kasus korupsi... luar biasa
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, padahal kita tahu Rasulullah saw menyatakan dengan tegas dalam urusan korupsi dan suap menyuap... yang disuap dan yang menyuap sama sama masuk neraka...
Ada orang yang berkata, "Oh... soal korupsi... itu kan sudah jadi budaya bangsa..." menurut saya ini sudah keterlaluan dia beranggapan bahwa koruspi sudah menjadi budaya... menurut saya tidak... korupsi itu maling itu kejahatan.... budaya bangsa adalah segala sesuatu yang baik dan luhur, tolong menolong itu budaya bangsa, saling menghormati itu budaya tapi kalo maling dianggap sebagai budaya... itu keterlaluan.
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, bangsa kita mendapat predikat negara terkorup di dunia bukan tanpa alasan, kalo mau lihat yang jauh ya disana, di ibu kota yang beritanya begitu gempar belakangan ini... tapi saya juga ingin mengajak untuk melihat bahwa ada juga korupsi yang di sekitar kita, di depan mata kita...
Contoh saya pribadi, profesi saya adalah pengusaha. Sebagai pengusaha kerja saya ya ikut tender... kemarin saya baca sebuah penelitian yang di release oleh kompas, 80 persen pengusaha menyuap pejabat / panitia pengadaan supaya bisa menang.... luar biasa 80 persen adalah angka yang sangat besar... cuma 20 persen yang jujur, artinya tanpa harus suap menyuap....
Yang namanya suap menyuap itu, pasti melibatkan 2 pihak atau lebih, minimal ada pihak yang disuap dan ada pihak yang menyuap. Ada pengusahanya ada pejabatnya.
Kalo saya sebagai pengusahanya tidak nawar nawarin atau kalaupun kalo diminta untuk menyuap tidak mau ngasih... tentuk KKN tidak terjadi... dan sebaliknya kalo pejabat / panitinya tidak mancing mancing atau kalaupun ditawari menolak tentu korupsi ini juga tidak akan terjadi.... sebuah matematika sederhana, anak kecil juga tau...
contoh lain waktu kita naik motor... salah belok ada polisi dan priiit.. disuruh berhenti sama polisi... teori diatas soal 2 pihak tadi juga berlaku.
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, perkara korupsi adalah perkara yang besar... meskipun kelihatannya sepele.. cuma perkara uang 10 ribu karena nggak mau sidang setelah ditangkap polisi, bisa jadi mengantarkan kita ke neraka... Rasulullah saw dengan tegas mengatakan yang disuap dan yang menyuap dua duanya dineraka.
Pengalaman lainnya ditoko saya, banyak tu yang disuruh belanja dari kantor, minta dibuatkan faktur yang tidak sesuai dengan harga sesungguhnya, lumayan katanya selisih beberapa puluh ribu.... hey hey hey... ini adalah penipuan alias korupsi juga.. mungkin orang kantor nggak ada yang lihat... tapi Allah maha melihat. jika menghadapi ini saya katakan, maaf pak, bu kami tidak bisa begitu, kami hanya bisa buat faktur sesuai dengan harga yang resmi.
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah, jangan sampai puasa kita bagus luar biasa, atau sedekah kita bagus luar biasa, atau haji dan umrah kita hebat, tapi masuk neraka gara gara suap menyuap. Mari, mulai dari diri kita dan keluarga kita, katakan tidak pada korupsi. ikuti prosedur, jangan nawari, atau jangan mau ditawari jalan pintas yang ujung ujungnya penyuapan. Jangan minta faktur palsu, atau jangan mau ditawari faktur palsu, faktur mark up dan sebagainya.
Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan wassalamualaikum warah matullahi wabarakatuh.