Friday, August 5, 2011

INFLASI = RAMPOK DI SIANG BOLONG

Waktu masih sd kelas 4 atau 5, saya pernah lihat ada maling yang tertangkap tangan mencuri beberapa lembar baju dari jemuran. Maling naas ini kemudian diarak keliling kampung, ada juga yang tega memukulinya sampai babak belur. Padahal yang dicuri hanya barang yang berharga beberapa puluh ribu rupiah saja.

Apakah Inflasi itu ?
Muhaimin Iqbal dari geraidinar.com sering menganalogikan kambing untuk menjelaskan tentang inflasi ini. Akan saya jelaskan menurut versi saya saja : Dulu waktu lulus sd, memenuhi kewajiban sebagai lelali muslim saya dikhitan / sunat. Kebiasaan orang dikampung, sunat adalah sesuatu hal yang sakral dan luar biasa, maka terjadilah tradisi semacam pesta yang berlangsung beberapa hari. Biasanya para tetangga dan kerabat datang membawa bingkisan baik berupa uang maupun bahan makanan.

Selesai acara saya menghitung uang dari tetangga dan kerabat yang saya terima, jumlahnya kalo nggak salah sekitar 75 ribu rupiah. Pada usia segitu otak bisnis sudah jalan, kalo dibelikan kambing sepasang kemudian dipelihara, kemudian beranak pinak wah.. bisa jadi juragan kambing...Akhirnya dibelikan kambing dapat 2 ekor sepasang yang masih remaja. Kemudian dipelihara oleh tetangga dan seterusnya.

Harga kambing remaja 35 ribu per ekor kalo yang dewasa siap potong mungkin 75 - 100 ribu, itu sekitar tahun 1987. Kisah kambing ini berlanjut sewaktu saya memiliki jabatan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, yaitu jadi ketua DKM alias Dewan Kemakmuran Masjid alias takmir masjid di komplek tempat saya tinggal. Menjadi pejabat selama 3 tahun, dari 2006 - 2009 saya mualai akrab lagi dengan kambing yaitu pada musim kurban. Jadi panitia kurban, cari kambing ke kampung-kampung supaya dapat harga murah.

Terakhir tahun 2009 saya ingat harga kambing cukup syarat jadi kurban dihargai 1,3 -1,4 juta. Bandingkan dengan harga 22 tahun lalu masih 100 ribu per ekor, sekarang harganya 14 kali lipatnya. Padahal kambingnya sama, kambing yang itu juga, barangya sama harganya berkali lipat.

Pertanyaanya apakah harga kambing akan berhenti di 1,4 juta ? jawabannya tidak. Harga akan terus naik dan naik lagi, bahkan Muhaimin Iqbal memprediksi harga kambing 30 tahun yang akan datang dengan Teori deret Fibonaci bisa mencapai lebih dari1 milyar rupiah.

Contoh perampokan oleh inflasi dalam kehidupan sehari hari :
Anda punya uang 100 juta disimpan di bank dalam bentuk deposito, Bunga deposito 6% setahun, pajak 20% inflasi 10%. Tahun depan 100.000.000 x 6% = 6.000.000 - 20% = 1.200.000 Bunga yang anda terima 6.000.000 - 1.200.000 = 4.800.000 Yang anda terima dalam bentuk rupiah adalah 100.000.000 + 4.800.000 = 104.800.000.
tapi ingat, masih ada inflasi 10 % jadi 104.800.000 - 10% = 94.320.000 (inilah jumlah uang anda sesungguhnya). jadi anda rugi dalam setahun 100.000.000 - 94.320.000 = 5.680.000 (Ini uang anda yang dirampok oleh inflasi dalam satu tahun)

Contoh lain berkaitan dengan gaji anda
(hitungan kasar):
Misalnya penghasilan anda per bulan 2 juta selama 1 tahun tidak ada kenaikan, inflasi 10% yang terjadi adalah : 2.000.000 -10% = 1.800.000 (inilah yang sesungguhnya anda terima tahun depan) Gaji anda dirampok oleh inflasi sebesar 200.000.

Dalam kehidupan sehari hari kita selalu berhadapan dengan perampok ini, tapi masalahnya tidak banyak orang yang menyadarinya. Hampir semua orang di seluruh dunia terutama di negara berkembang. Bahkan dalam bukunya Conspiracy of The rich, Robert Kiyosaki menegaskan bahwa negara maju Amerika juga mengalami inflasi yang tidak kalah hebatnya dengan negara-neraga berkembang.

Tulisan saya selanjutnya akan banyak berkaitan dengan inflasi, keuangan, bisnis dan hal - hal seputar itu.

No comments: