ANDA MAU MULAI BISNIS
NGGAK PUNYA MODAL ?
NGGAK MASALAH
Karena untuk membangun
bisnis hanya dibutuhkan IDE
Banyak orang tidak mulai bisnis dengan
alasan nggak punya modal.... Ia terpenjara oleh tembok yang dibikin
sendiri bernama TEMBOK MODAL. Saya beri tau rahasia paling rahasia
dari pengusaha sukses yaitu untuk memulai bisnis nggak perlu modal
uang... yang diperlukan hanyalah IDE.
Dulu saya memulai toko alat kedokteran
awalnya juga sama, nggak punya modal, bahkan waktu itu tahun 2004
saya habis rugi sekitar 100 juta dari bisnis warnet. Bukan hanya
nggak punya modal bahkan minus karena bisnis sebelumnya bangkrut.
Pak Purdi mulai bisnis primagama juga
nggak pakai modal, awalnya Ia pinjam uang temannya yang akan
digunakan untuk pasang listrik di rumah barunya, tentu jumalnya nggak
banyak dan nggak bisa lama. Ia pinjam untuk sewa tempat ukuran kecil
buat ruangan bimbingan belajar primagama selama satu bulan, lalu
kursi untuk siswa sewa dari persewaan kerperluan pesta. Kalo
bimbingan sudah selesai kursinya dikembalikan lagi ke tempat sewa,
jadinya kan lebih murah karena sewanya jam jaman bukan harian.
Untungnya bisnis bidang pendidikan itu bayarnya diawal, jadi dapat
uangnya diawal. Uang ini yang digunakan untuk sewa lagi ditempat yang
lain, jadi bisa buka cabang baru.
Kini primagama telah memiliki lebih
dari 1.000 cabang di seluruh Indonesia dengan nilai total assetnya
mencapai 700 milyar rupiah.
Saya memulai jualan alat kedokteran
nggak pakai modal, caranya begini, tempatnya numpang di kost temen
yang kebetulan lokasinya strategis. Lalu saya minta brosur ke toko
dan grosir alkes besar dibandung, brosur kan gratis... bahkan mereka
pasti senang karena kita bantu jualin barangnya. Saya juga bikin
brosur untuk promosi toko alat kedokteran saya, nggak mahal kalo cuma
fotokopi aja. Kalo ada yang beli saya tunjukin aja brosurnya, lalu
minta uangnya duluan, misalnya beli tensi dan stetoskop harganya Rp.
250.000. harga modalnya cuma Rp. 200.000 kan ada untung 50.000 jadi
saya bilang gini, mbak/mas, barangnya saya ambil dulu di gudang
(maksudnya gudang orang lain) nanti satu jam lagi bisa diambil kesini
atau boleh saya anterin ke rumah/ke RS.
Lalu saya belanja ke grosir, dapat satu
tensi dan dua stetoskop karena harga modal stetoskop hanya 50.000.
Satu tensi satu stetoskop diserahkan kepada pembeli, satu
stetoskopnya jadi stok di toko.... begitu seterusnya... awalnya cuma
satu etalase ukuran 1 meter dan barangnya jarang jarang. Sekarang
stok ditoko nilainya sudah ratusan juta rupiah.
Kadang dapat orderan dari sekolah atau
klinik, selalu minta dibayar dimuka atau minimal uang muka buat
belanja, untungnya buat belanja lagi, jangan dikonsumsi/dipakai,
boleh dipakai secukupnya untuk operasional saja. Lebih bagus lagi ke
suplier juga bisa ngutang, minimal tempo pembayaran, jadi bisa ambil
barangnya duluan.
Syihabudin yang kini sukses menjadi
orang terkaya di jogja, juga memulai bisnis tanpa modal. Saya tahu
persis karena dulu jaman kuliah kami sama sama mahasiswa miskin satu
kos numpang digarasi orang. Bahkan
sesekali Ia ikut bis kota jadi kondektur atau kernet buat makan. Ia
menggunakan teknik yang sama, awalnya kerja di perusahaan orang jadi
seles perumahan. Dapat duit ditabung terus... dan terus... dan
terus... akhirnya mampu beli tanah kecil untuk bangun 2 rumah. Dapat
untung lagi beli tanah yang lebih besar, bangun 5 rumah, dan terus
dan terus.... kini ia sedang mengerjakan 2.000 rumah di satu lokasi.
Jadi
kalo anda tidak sukses karena merasa tidak punya modal, berarti ada
yang salah dengan keyakinan anda... SALAM KAYA DAN SALAM MERDEKA

No comments:
Post a Comment